Tetes Warna Kehidupan

Selasa, 27 Januari 2015
Aku melihat pelangi ½ cm di depan mataku

Aku menyentuhnya dengan telunjuk tanpa alas

Lalu membiarkan pelangi meresap di antara pori jariku

Seketika itu pula aku bisa mengecap warna-warna semesta

Nafasku menjadi pelangi, darahku menjadi pelangi

Lalu aku hanya bisa mendesah, inikah yang  kau sebut sebagai 'tetes warna kehidupan?'

Tak ada warna pasti seperti tak ada yang pasti dalam hidup ini

0 komentar:

Posting Komentar